hawthornessevengables โ Novel yang baik membuat pembaca membayangkan dirinya berada di dalam cerita. Deskripsi produk yang baik melakukan hal serupa: membuat calon pembeli membayangkan produk itu dalam hidup mereka. Penjual dapat belajar banyak dari teknik para penulis.
Langkah 1Pembeli sebagai tokoh utama
Dalam cerita produk, tokoh utamanya adalah pembeli, bukan produk. Gambarkan situasi yang mereka alami dan bagaimana produk membantu, misalnya tas yang tetap rapi saat dibawa berdesakan di kereta pagi.
Gunakan bahasa yang dekat dengan keseharian pembeli.
Langkah 2Latar dan detail indrawi
Penulis menghidupkan cerita dengan detail yang dapat dilihat, disentuh, dicium, atau didengar. Deskripsikan tekstur kain, aroma kopi, atau bunyi tutup botol yang rapat.
Detail yang spesifik lebih meyakinkan daripada kata sifat umum seperti 'berkualitas'.
Langkah 3Konflik dan penyelesaian
Setiap cerita memiliki masalah yang harus dipecahkan. Sebutkan masalah nyata pembeli, lalu tunjukkan penyelesaian yang ditawarkan produk secara jujur.
Hindari janji berlebihan yang tidak dapat dipenuhi produk.
Langkah 4Cerita di balik usaha
Kisah asal-usul usaha, perajin yang terlibat, atau proses pembuatan dapat membangun kedekatan dengan pelanggan. Ceritakan yang sebenarnya, tanpa mengarang.
Tetap sertakan informasi teknis seperti ukuran, bahan, dan cara perawatan setelah bagian cerita.
- Pembeli sebagai tokoh utama
- Latar dan detail indrawi
- Konflik dan penyelesaian
- Cerita di balik usaha